Siapa sih yang tidak menyukai suatu keindahan?? Hmm pastinya setiap orang sangat menyukai keindahan. Apa yang dimaksud dengan keindahan itu? Menurut saya keindahan itu adalah suatu penilaian baik yang bisa dilihat oleh manusia sehingga dapat dikatakan indah atau bagus. Tulisan kali ini, saya akan membahas tentang nilai estetika yang ada kaitannya dengan manusia dan keindahan.
Ada sebuah Teori umum tentang nilai. The Liang gie menjelaskan bahwa keindahan itu adalah salah satu jenis nilai seperti nilai moral, nilai pendidikan, nilai ekonomi, nilai estetik dan sebagainya. Disini akan kita bahas mengenai nilai Estetika.
Dalam ilmu Filsafat, bisasnya nilai estetika merupakan suatu yang abstrak yang berarti kebaikan. Dictionary of sociology and related sciences memberikan suatu rumusan sebagai berikut :
"The believed capacity of any object to satisfy a human desire. The quality of any abject which causes it to be on interest to an individual or a group". ( kemampuan yang dipercaya ada pada sesuatu benda untuk memuaskan suatu keinginan manusia. Sifat dari sesuatu benda yang menyebabkan menarik minat seseorang atau sesuatu golongan).
Jadi, estetika itu merupakan ilmu yang membahas keindahan, bagaimana ia bisa terbentuk, dan bagaimana seseorang bisa merasakannya. Pembahasan lebih lanjut mengenai estetika adalah sebuah filosofi yang mempelajari nilai-nilai sensoris, yang kadang dianggap sebagai penilaian terhadap sentimen dan rasa. Estetika merupakan cabang yang sangat dekat dengan filosofi seni.
Pada masa kini estetika bisa berarti tiga hal, yaitu:
1. Studi mengenai fenomena estetis
2. Studi mengenai fenomena persepsi
3. Studi mengenai seni sebagai hasil pengalaman estetis
Salah satu contoh dari nilai Estetik itu adalah seni. Menurut Herbert Read, seni adalah penghasilan rupa bentuk yang menimbulkan keceriaan, keseronokan dan kesenangan estetik. Kesenangan estetik adalah kesenangan dan keceriaan kepada pihak yang menerima suatu message. Menurut Syed Ahmad Jamal estetika berkaitan dengan suatu pengamatan terhadap sesuatu perkara atau suasana yang menekankan aspek kesenian atau keindahan, bukan menekankan aspek kegunaannya.
STUDI KASUS
2,7 Juta Turis Indonesia akan Dirayu untuk Berwisata ke Malaysia
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Pemerintah Malaysia berambisi menggaet 2,7 juta pelancong dari Indonesia selama 2011 atau meningkat 300 ribu-an orang dibandingkan 2010 melalui serangkaian kegiatan promosi dan diversifikasi produk.
Deputi Direktur Badan Promosi Pariwisata Malaysia, Departemen Pariwisata Malaysia, Norlizah Jahaya, di Jakarta, Senin, mengatakan, negeri jiran itu mengandalkan empat program yaitu belanja, kesehatan, pendidikan serta program terbaru "Malaysia is my second home" di bidang properti.
"Kita merasakan besar sekali manfaat dari sektor pariwisata dalam menghasilkan devisa atau nomor dua terbesar setelah pertambangan dengan wisatawan yang berkunjung 2010 mencapai 20-25 juta orang," ujarnya. Untuk wisatawan asal Indonesia Norlizah menyatakan, setiap orang rata-rata membelanjakan RM 2.000 dengan lama tinggal rata-rata enam hari.
Berbagai upaya dilakukan pemerintah Malaysia dalam menarik wisatawan datang ke negara itu. Di bidang kesehatan misalnya disediakan tenaga medis dari Indonesia sebagai mitra untuk memudahkan dalam menyampaikan keluhan penyakit mereka.
Di sektor kesehatan ini saja, menurut dia, nilai devisi yang didapat sangat besar terutama dari penduduk yang tinggal di Sumatera untuk berobat ke Pulau Pinang dan Malaka Malaysia. "Kalau dari Sumatera jarak kesana hanya 45 menit penerbangan, sementara dari Sumatera ke Jakarta bisa dua jam. Selain itu, biaya berobat, pelayanan serta jasa medis relatif lebih murah," ujarnya.
Di bidang pendidikan, jumlah mahasiswa Indonesia yang bersekolah ke Malaysia terus bertambah dan kini telah mencapai lebih dari 10.000 ribu orang. Berbagai bidang pendidikan di banyak universitas di Malaysia menjadi tujuan dari sebagian warga Indonesia untuk menimba ilmu dan yang favorit ada di Universitas Islam Antar Bangsa, University Kebangsaan Malaysia, Univesity Teknologi Malaysia dan lainnya.
Kini pemerintah Malaysia terus berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke negara itu. Berbagai upaya promosi telah dilakukan seperti pada 25 Februari lalu di hotel JW Marriot melalui seminar tentang pariwisata Malaysia, kerjasama dengan perusahaan penerbangan, iklan di media cetak serta TV.
opini
keindahan adalah sesuatu yang menghibur dan menyejukkan mata dan keindahan adalah suatun keadaan yang dapat berubh yang haruss dijaga sperti kasaus diatas apabila kita tidak menjaga dan meningkatkan pelayanan maka kita akan kalah bersaing di dalam bidang keindahan rekreasi.kebanyakan manusia sekarag hanyya memanfaatkannya sebagai keuntungan maka keindahan harus dijaga dan dilestarikan
SUMBER:
Nugroho, Widyo., Achmad, Muchji (1993). MKDU: Ilmu Budaya Dasar, Jakarta: Universitas Gunadarma
republika.co.id yang diakses pada 17 Maret 2011
Kamis, 17 Maret 2011
Rabu, 16 Maret 2011
Bab 6 Manusia dan Pandangan Hidup
makna kebajikan
Sebelum kita membahas tentang makna kebajikan, maka kita harus mengetahui definisi dari kebajikan. Kebajikan atau kebaikan adalah perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma agama dan etika. Makna dari kebajikan bisa menimbulkan hal yang positif bagi kita. Kebajikan berarti berkata sopan, santun, berbahasa baik, bertingkah laku baik, ramah pada siasapapun, dan berpakaian yang sopan agar tidak menimbulkan hal yang tidak diinginkan. Contohnya yaitu baik buruk kebajikan dan ketidakbijakkan menimbulkan daya kreatifitas seniman.
Faktor-faktor yang menentukan tingkah laku seseorang
Faktor-faktor yang menentukan tingkah laku setiap orang ada tiga hal . Pertama faktor pembawaan (heriditas) yang telah ditentukan pada waktu seorang masih dalam kandungan. Pembawaan merupakan hal yang diturunkan atau dipusakai oleh orang tua. Tetapi mereka yang saudara sekandung tidak memiliki pembawaan yang sama. Hal itu disebabkan, karena sel-sel benih yang mengandung faktor-faktor penentu (determinan) berjumlah sangat banyak ;pada saat konsepsi saling berkombinasi dengan cara bermacam-macam sehingga menghasilkan anak yang bermacam-macam juga (prinsip variasi ketentuan).Namun mereka yang bersaudara memperlihatkan kecondongan kearah rata-rata yaitu sifat rata-rata yang dimiliki oleh mereka yang saudara kandung ( prinsip regresi filial). Pada masa konsepsi atau pembuahan itulah terjadi pembentukan tepramen seseorang.
Faktor kedua yang menentekuan tingkah laku seseorang adalah lingkungan. Lingkungan yang membentuk seseorang merupakan alam kedua yang terjadi setelah seorang anak lahir ( masa pembentukan seseorang waktu masih dalam kandungan merupakan alam pertama ). Lingkungan membentuk jiwa seseorang meliputi lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Alam lingkungan keluarga orang tua maupun anak-anak yang lebih tua merupakan panutan seseorang sehingga yang dianut sebagai teladan berbuat yang baik-baik maka si anak yang tengah membentuk diri pribadinya akan baik juga. Dalam lingkungan sekolah yang menjadi panutan utama adalah guru, sementara itu teman-teman sekolah ikut serta memberikan andilnya. Dalama lingkungan sekolah tokoh panutanseorang anak sudah memiliki posisi yang lebih luas dibandingkan dalam keluarga. Lingkungan ketiga adalah masyarakat, yang menjadi panutan bagi seseorang adalah tokoh masyarakat dengan masa setelah anak-anak menjadi dewasa. Tokoh-tokoh dalam rumah tangga sekolah dan masyarakat yang merupakan person, kepribadian seorang anak juga memperoleh pengaruh dari benda-benda atau peralatan dalam linggkungan tersebut merupakan non person. Karna itu dalam pembentukan kepribadian pada umumnya anak-anak kota lebih trampil dibandingkan dengananak-anak pedesaan, namun dalam hubungan bermasyarakat lebih-lebih yang berjenjang anak-anak dari daerah pedesaan lebih unggul.
Faktor ketiga yang menentukan tingkah laku seseorang adalah
pengalaman yang khas yang pernah di peroleh. Baik pengalaman pahit yang sifatnya negatif maupun pengalaman manis yang sifatnya positif, memberikan bekal pada manusia yang selalu di pergunakan sebagai pertimbangan sebelum seorang mengambil tindakan.
STUDI KASUS
Fanny tidak setuju jalan di depan rumahnya diperlebar, karena harus memetong bagian depan rumahnya. Tetapi masyarakat kampung mengusulkan dan telah disetujui jalan itu harus diperlebar demi keamanan. Akhirnya karena desakan seluruh warga, dengan sangat terpaksa Fanny menyetujuinya.
opini
banyak faktor yang mempengaruhi tingkah laku seperti pada studi kasus fanny merasa terganggu dengan adanya ide tentang pelebaran jalan yang merusak rumahnya pastinya dia mempunyai semacam dendam atau itikad buruk kepada masyarakat sekitar. kebajikan haruslah disertai kesediaan orang lain
Sebelum kita membahas tentang makna kebajikan, maka kita harus mengetahui definisi dari kebajikan. Kebajikan atau kebaikan adalah perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma agama dan etika. Makna dari kebajikan bisa menimbulkan hal yang positif bagi kita. Kebajikan berarti berkata sopan, santun, berbahasa baik, bertingkah laku baik, ramah pada siasapapun, dan berpakaian yang sopan agar tidak menimbulkan hal yang tidak diinginkan. Contohnya yaitu baik buruk kebajikan dan ketidakbijakkan menimbulkan daya kreatifitas seniman.
Faktor-faktor yang menentukan tingkah laku seseorang
Faktor-faktor yang menentukan tingkah laku setiap orang ada tiga hal . Pertama faktor pembawaan (heriditas) yang telah ditentukan pada waktu seorang masih dalam kandungan. Pembawaan merupakan hal yang diturunkan atau dipusakai oleh orang tua. Tetapi mereka yang saudara sekandung tidak memiliki pembawaan yang sama. Hal itu disebabkan, karena sel-sel benih yang mengandung faktor-faktor penentu (determinan) berjumlah sangat banyak ;pada saat konsepsi saling berkombinasi dengan cara bermacam-macam sehingga menghasilkan anak yang bermacam-macam juga (prinsip variasi ketentuan).Namun mereka yang bersaudara memperlihatkan kecondongan kearah rata-rata yaitu sifat rata-rata yang dimiliki oleh mereka yang saudara kandung ( prinsip regresi filial). Pada masa konsepsi atau pembuahan itulah terjadi pembentukan tepramen seseorang.
Faktor kedua yang menentekuan tingkah laku seseorang adalah lingkungan. Lingkungan yang membentuk seseorang merupakan alam kedua yang terjadi setelah seorang anak lahir ( masa pembentukan seseorang waktu masih dalam kandungan merupakan alam pertama ). Lingkungan membentuk jiwa seseorang meliputi lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Alam lingkungan keluarga orang tua maupun anak-anak yang lebih tua merupakan panutan seseorang sehingga yang dianut sebagai teladan berbuat yang baik-baik maka si anak yang tengah membentuk diri pribadinya akan baik juga. Dalam lingkungan sekolah yang menjadi panutan utama adalah guru, sementara itu teman-teman sekolah ikut serta memberikan andilnya. Dalama lingkungan sekolah tokoh panutanseorang anak sudah memiliki posisi yang lebih luas dibandingkan dalam keluarga. Lingkungan ketiga adalah masyarakat, yang menjadi panutan bagi seseorang adalah tokoh masyarakat dengan masa setelah anak-anak menjadi dewasa. Tokoh-tokoh dalam rumah tangga sekolah dan masyarakat yang merupakan person, kepribadian seorang anak juga memperoleh pengaruh dari benda-benda atau peralatan dalam linggkungan tersebut merupakan non person. Karna itu dalam pembentukan kepribadian pada umumnya anak-anak kota lebih trampil dibandingkan dengananak-anak pedesaan, namun dalam hubungan bermasyarakat lebih-lebih yang berjenjang anak-anak dari daerah pedesaan lebih unggul.
Faktor ketiga yang menentukan tingkah laku seseorang adalah
pengalaman yang khas yang pernah di peroleh. Baik pengalaman pahit yang sifatnya negatif maupun pengalaman manis yang sifatnya positif, memberikan bekal pada manusia yang selalu di pergunakan sebagai pertimbangan sebelum seorang mengambil tindakan.
STUDI KASUS
Fanny tidak setuju jalan di depan rumahnya diperlebar, karena harus memetong bagian depan rumahnya. Tetapi masyarakat kampung mengusulkan dan telah disetujui jalan itu harus diperlebar demi keamanan. Akhirnya karena desakan seluruh warga, dengan sangat terpaksa Fanny menyetujuinya.
opini
banyak faktor yang mempengaruhi tingkah laku seperti pada studi kasus fanny merasa terganggu dengan adanya ide tentang pelebaran jalan yang merusak rumahnya pastinya dia mempunyai semacam dendam atau itikad buruk kepada masyarakat sekitar. kebajikan haruslah disertai kesediaan orang lain
Rabu, 09 Maret 2011
BAB V Manusia dan Keadilan
Sebab-sebab orang melakukan kecurangan
Dalam kesempatan kali ini saya akan membahas tentang sebab-sebab orang melakukan kecurangan. Sebelumnya kita harus mengetahui pengertian dari kecurangan. Kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya. Kecurangan menyebabkan manusia menjadi serakah, tamak, ingin menimbun kekayaan yang berlebihan dengan tujuan agar dianggap sebagai orang yang paling hebat, paling kaya, dan senang bila masyarakat disekelilingnya hidup menderita. Ditinjau dari hubungan manusia dengan alam sekitarnya, ada empat aspek yaitu aspek ekonomi, aspek kebudayaan, aspek peradaban, dan aspek teknis. Apabila keempat aspek tersebut dilaksanakan secara wajar, maka segalanya akan berjalan sesuai dengan norma moral atau norma hukum.
Aspek ekonomi. Setiap berhak hidup layak dan untuk mewujudkan hal tersebut kita sebagai mahluk lemah, tempat salah dan dosa, sangat rentan sekali dengan hal – hal pintas dalam merealisasikan apa yang kita inginkan dan pikirkan. Melakukan segala cara untuk mencapai sebuah tujuan jahat tanpa melihat orang lain disekelilingnya.
Aspek Peradaban dan Kebudayaan sangat mempengaruhi dari sikapdan mentalitas individu yang terdapat didalamnya “system kebudayaan” meski terkadang halini tidak selalu mutlak. Keadilan dan kecurangan merupakan sikap mental yang membutuhkan keberanian dan sportifitas. Pergeseran moral saat ini memicu terjadinya pergeseran nurani hamper pada setiapindividu didalamnya sehingga sangat sulit sekali untuk menentukan dan bahkan menegakan keadilan.
Aspek Teknis. Hal ini juga sangat dapat menentukan arah kebijakan bahkan keadilan itu sendiri. Terkadang untuk dapat bersikapadil,kita pun mengedepankan aspek perasaan atau kekeluargaan sehingga sangat sulit sekali untuk dilakukan. Atau bahkan mempertahankan keadilan kita sendiri harus bersikap salah dan berkata bohong agar tidak melukai perasaan orang lain. Dengan kata lian kita sebagai bangsa timur yang sangat sopan dan santun.
Keadilan dan kecurangaan atau ketidakadilan tidak akan dapat berjalan dalam waktu bersamaan karena kedua sangat bertolak belakang dan berseberangan.
Macam-macam perhitungan dan pembalasan
Pembalasan ialah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, dan tingkah laku yang seimbang.
Pembalasan Frontal dengan melakukan serangan langsung seperti kata-kata kasar bahkan perlawanan fisik
Perhitungan di muka hukum dengan menaaati peraturan bersaing dimuka hukum antara yang dilaporkan dan pihak pelapor.
STUDI KASUS
Perseteruan antara Susno Duadji dan Polri akhirnya terjadi.Datangnya Susno Duadji dalam sidang kasus Antasari Azhar sebagai saksi meringankan dituduh sebagai bentuk balas dendam Susno ke Polri.Susno Duadji dianggap telah berkhianat kepada Polri karena telah menyudutkan Polri dalam kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen.Berbagai pihak menyangka ini adalah bentuk balas dendam dari Susno Duadji ke Polri.Pasalnya dia dilengserkan dari jabatannya sebagai Kabareskrim oleh Kapolri.Merasa tidak terima dijatuhkan tanpa alasan akhirnya Susno Duadji mencoba untuk berbalik menyerang Polri.
Opini
Menurut saya orang memebuat curang pasti ada sebabbnya seperti tindakan semenamena oleh atasannya dan ketidakadilan yang dirasakannya pembalasan merupakn cara yang saya anggap harus dilakukan tetapi bukan pembalasan yang bersifat frontal dll yang bersifat negatif.Pembalasan bisa kita lakukan dengan meningkatkan kemampuan kita dengan belajar dll agar kita bisa dengan mudah menghalau seseorang curang.
Dalam kesempatan kali ini saya akan membahas tentang sebab-sebab orang melakukan kecurangan. Sebelumnya kita harus mengetahui pengertian dari kecurangan. Kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya. Kecurangan menyebabkan manusia menjadi serakah, tamak, ingin menimbun kekayaan yang berlebihan dengan tujuan agar dianggap sebagai orang yang paling hebat, paling kaya, dan senang bila masyarakat disekelilingnya hidup menderita. Ditinjau dari hubungan manusia dengan alam sekitarnya, ada empat aspek yaitu aspek ekonomi, aspek kebudayaan, aspek peradaban, dan aspek teknis. Apabila keempat aspek tersebut dilaksanakan secara wajar, maka segalanya akan berjalan sesuai dengan norma moral atau norma hukum.
Aspek ekonomi. Setiap berhak hidup layak dan untuk mewujudkan hal tersebut kita sebagai mahluk lemah, tempat salah dan dosa, sangat rentan sekali dengan hal – hal pintas dalam merealisasikan apa yang kita inginkan dan pikirkan. Melakukan segala cara untuk mencapai sebuah tujuan jahat tanpa melihat orang lain disekelilingnya.
Aspek Peradaban dan Kebudayaan sangat mempengaruhi dari sikapdan mentalitas individu yang terdapat didalamnya “system kebudayaan” meski terkadang halini tidak selalu mutlak. Keadilan dan kecurangan merupakan sikap mental yang membutuhkan keberanian dan sportifitas. Pergeseran moral saat ini memicu terjadinya pergeseran nurani hamper pada setiapindividu didalamnya sehingga sangat sulit sekali untuk menentukan dan bahkan menegakan keadilan.
Aspek Teknis. Hal ini juga sangat dapat menentukan arah kebijakan bahkan keadilan itu sendiri. Terkadang untuk dapat bersikapadil,kita pun mengedepankan aspek perasaan atau kekeluargaan sehingga sangat sulit sekali untuk dilakukan. Atau bahkan mempertahankan keadilan kita sendiri harus bersikap salah dan berkata bohong agar tidak melukai perasaan orang lain. Dengan kata lian kita sebagai bangsa timur yang sangat sopan dan santun.
Keadilan dan kecurangaan atau ketidakadilan tidak akan dapat berjalan dalam waktu bersamaan karena kedua sangat bertolak belakang dan berseberangan.
Macam-macam perhitungan dan pembalasan
Pembalasan ialah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, dan tingkah laku yang seimbang.
Pembalasan Frontal dengan melakukan serangan langsung seperti kata-kata kasar bahkan perlawanan fisik
Perhitungan di muka hukum dengan menaaati peraturan bersaing dimuka hukum antara yang dilaporkan dan pihak pelapor.
STUDI KASUS
Perseteruan antara Susno Duadji dan Polri akhirnya terjadi.Datangnya Susno Duadji dalam sidang kasus Antasari Azhar sebagai saksi meringankan dituduh sebagai bentuk balas dendam Susno ke Polri.Susno Duadji dianggap telah berkhianat kepada Polri karena telah menyudutkan Polri dalam kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen.Berbagai pihak menyangka ini adalah bentuk balas dendam dari Susno Duadji ke Polri.Pasalnya dia dilengserkan dari jabatannya sebagai Kabareskrim oleh Kapolri.Merasa tidak terima dijatuhkan tanpa alasan akhirnya Susno Duadji mencoba untuk berbalik menyerang Polri.
Opini
Menurut saya orang memebuat curang pasti ada sebabbnya seperti tindakan semenamena oleh atasannya dan ketidakadilan yang dirasakannya pembalasan merupakn cara yang saya anggap harus dilakukan tetapi bukan pembalasan yang bersifat frontal dll yang bersifat negatif.Pembalasan bisa kita lakukan dengan meningkatkan kemampuan kita dengan belajar dll agar kita bisa dengan mudah menghalau seseorang curang.
bab VII Manusia Tanggung jawab serta pengabdian
Macam-macam pengabdian
Pegabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas. Jadi macam-macam pengabdian yaitu pengabdian:
· Kepada agama
· Kepada bangsa dan negara
· Kepada Orang tua
· Kepada guru
Salah satu contoh pengabdian dalam kehidupan sehari-hari yaitu sebagai mahasiswa turut belajar dengan tekun. Itu merupakan cara pengabdian yang sederhana kepada negara dan Menaati dan turut serta membangun bangsa agar menjadi bangsa yang lebih baik.
STUDI KASUS
Sepasang suami istri guru sekolah dasar di sebuah desa anaknya cukup banyak yaitu enam orang. Untuk dapat memenuhi kebutuhan keluarga besar tersebut, si ibu tetap berkerja sebagai guru, karena tahu bahwa gaji suaminya juga kecil. Si ibu di rumah tidak melepaskan tanggung jawabnya sebagai ibu rumah tangga, karena memang tidak mampu membayar pembantu. Untuk urusan pendidikan di sekolah si bapak yang bertanggung jawab, sedangkan si ibu untuk urusan pendidikan yang bersangkutan dengan rumah tangga, si bapak membimbing putra putrinya dalam belajar di rumah malam hari, sedangkan siang hari saling dengan praktek biologi seperti menanam sayor koma, memeihara ternak yang hasilnya langsung dapat dinikmati oleh keluarga, si ibu membimbing putra putrinya untuk mandiri, setelah anak-anaknya mulai harus sekolah di kota mereka hanya di sewakan kamar yang murah dengan memasak dan mencuci sendiri. Demikianlah maka kamar itu makin banyak penghuninya oleh adik-adik yang juga menyusul kakak di kota. Seminggu sekali seorang pulang untuk mengambil uang dan perbekalan di
desa, dan sekali sebulan ayah ibu datang ke kota untuk tetap mengakrabkan hubungan sebagai keluarga dan mengontrol anak-anaknya menjalankan kewajibannya secara benar. Hal demikian juga diakukan oleh keluarga itu waktu anak terbesar harus masuk ke perguruan tinggi. Pada waktu si sulung sudah tamat dan berkerja, iya pindah ke tempat kerjanya dan berfungsi sebagai donatur terhadap adik-adiknya. Wal halsil seluruh putra putri keluarga guru tersebut dapat menamatkan sekolahnya dan menjadi sarjana. Sementara itu si bapak dan ibu bertahan berkerja sebagai guru di desa demi mengabdi pada putra putrinya agar dapat menjadi manusia yang hidupnya tidak sesulit dirinya. Waktu mereka sudah pensiun, mereka merasakan bahwa pengabdiannya pada putra putrinya juga sudah cukup, mereka puas karna membekali putra putrinya dengan ilmu yang diajadikan kail dalam menempuh kehidupan ini. Orang tua itu tidak membekali dengan ikan, karena akan cepat abis tanpa bekas!
opini
sebuah tanggung jawab yang terdapat pada studi kasus tersebut hendaklah menjadi contoh dimana pengabdian yang dilakukan orang tua sepenuhh hatii untuk mengejar agar anak anak nya menjadi orang yang lebih baik dari dirinya dan tanggung jawab yang dilakukan oleh anak2nya untuk berskolahh dengan serius hingga menjadi orang besar dan pada akhirnya sebuah keindahan dan keseimbangan muncul setelah tanggung jawab dan pengbdian dilakukan.
Pegabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas. Jadi macam-macam pengabdian yaitu pengabdian:
· Kepada agama
· Kepada bangsa dan negara
· Kepada Orang tua
· Kepada guru
Salah satu contoh pengabdian dalam kehidupan sehari-hari yaitu sebagai mahasiswa turut belajar dengan tekun. Itu merupakan cara pengabdian yang sederhana kepada negara dan Menaati dan turut serta membangun bangsa agar menjadi bangsa yang lebih baik.
STUDI KASUS
Sepasang suami istri guru sekolah dasar di sebuah desa anaknya cukup banyak yaitu enam orang. Untuk dapat memenuhi kebutuhan keluarga besar tersebut, si ibu tetap berkerja sebagai guru, karena tahu bahwa gaji suaminya juga kecil. Si ibu di rumah tidak melepaskan tanggung jawabnya sebagai ibu rumah tangga, karena memang tidak mampu membayar pembantu. Untuk urusan pendidikan di sekolah si bapak yang bertanggung jawab, sedangkan si ibu untuk urusan pendidikan yang bersangkutan dengan rumah tangga, si bapak membimbing putra putrinya dalam belajar di rumah malam hari, sedangkan siang hari saling dengan praktek biologi seperti menanam sayor koma, memeihara ternak yang hasilnya langsung dapat dinikmati oleh keluarga, si ibu membimbing putra putrinya untuk mandiri, setelah anak-anaknya mulai harus sekolah di kota mereka hanya di sewakan kamar yang murah dengan memasak dan mencuci sendiri. Demikianlah maka kamar itu makin banyak penghuninya oleh adik-adik yang juga menyusul kakak di kota. Seminggu sekali seorang pulang untuk mengambil uang dan perbekalan di
desa, dan sekali sebulan ayah ibu datang ke kota untuk tetap mengakrabkan hubungan sebagai keluarga dan mengontrol anak-anaknya menjalankan kewajibannya secara benar. Hal demikian juga diakukan oleh keluarga itu waktu anak terbesar harus masuk ke perguruan tinggi. Pada waktu si sulung sudah tamat dan berkerja, iya pindah ke tempat kerjanya dan berfungsi sebagai donatur terhadap adik-adiknya. Wal halsil seluruh putra putri keluarga guru tersebut dapat menamatkan sekolahnya dan menjadi sarjana. Sementara itu si bapak dan ibu bertahan berkerja sebagai guru di desa demi mengabdi pada putra putrinya agar dapat menjadi manusia yang hidupnya tidak sesulit dirinya. Waktu mereka sudah pensiun, mereka merasakan bahwa pengabdiannya pada putra putrinya juga sudah cukup, mereka puas karna membekali putra putrinya dengan ilmu yang diajadikan kail dalam menempuh kehidupan ini. Orang tua itu tidak membekali dengan ikan, karena akan cepat abis tanpa bekas!
opini
sebuah tanggung jawab yang terdapat pada studi kasus tersebut hendaklah menjadi contoh dimana pengabdian yang dilakukan orang tua sepenuhh hatii untuk mengejar agar anak anak nya menjadi orang yang lebih baik dari dirinya dan tanggung jawab yang dilakukan oleh anak2nya untuk berskolahh dengan serius hingga menjadi orang besar dan pada akhirnya sebuah keindahan dan keseimbangan muncul setelah tanggung jawab dan pengbdian dilakukan.
Rabu, 16 Februari 2011
Bab 2 Manusia dan Cinta Kasih
Pegertian Pemujaan
Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia pada Tuhannya yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual dan kecintaan ini tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Pemujaan kepada Tuhan adalah inti, nilai dan makna kehidupan yang sebenarnya karena Tuhan pencipta alam semesta.
Allah adalah pencipta, tetapi Allah juga penghacur segalanya, bila manusia mengabaikan segala perintahnya. Karena itu ketakutan manusia selalu mendampingi hidupnya dan untuk menghilangkan ketakutan itu manusia memujanya. Pemujaan itu sebenarnya karena manusia ingin berkomunikasi dengan Tuhannya.
Dalam seni prosa misalnya banyak cerita yang mengagumkan nama Tuhan misalnya roman “Di Bawah Lindungan Ka’bah” karangan almarhum Hamka yang menitik beratkan pada kehidupan agama sebagai latar belakang cerita.
Studi Kasus
Dalam sebuah novel karangan almarhum Hamka diceritakan tentang Hamid menjadi anak yatim setelah berumur 4 tahun. Sepeninggal ayahnya, ibu Hamid berjualan kue dan Hamid yang menjajakannya. H. Jafar yang hartawan dan dermawan memungut Hamid untuk disekolahkan bersama-sama putri tunggal H. Jafar, yang umurnya 2 tahun lebih muda dari Hamid, namanya Zainab. Hamid dan Zainab dianggap abang dan adik. Setelah tamat dan berijazah mulo, Zainab tinggal dirumah, masuk pingitan. Sedangkan Hamid bersekolah agama di Padang Panjang. Perpisahan ini membuat Hamid kesepian. Karena dengan diam-diam masing-masing abang dan adik itu bersemi benih cinta dihatinya.
Malang tak dapat ditolak. H. Jafar meninggala dunia. Kematian ini membuat perubahan besar pada Hamid. Ia jarang mendatangi Zainab “kekasihnya dan ibunya”.
Sebelum ibu Hamid meninggal dunia, ia berpesan agar Hamid melupakan cintanya kepada Zainab, karena antara Zainab dan dia tidak sepadan kedudukannya dimasyarakat.
Mak Asiah, ibu Zainab minta kepada Hamid untuk membujuk Zainab agar Zainab mau menikah dengan kemenakan almarhum H. Jafar, ayahnya, dengan maksud agar kekeluargaan teteap utuh. Betapa berat hati Hamid menyampaikan permintaan ibu angkatnya itu untuk membujuk “kekasihnya” agar mau menikah dengan orang lain.
Tugas itu dilaksanakan, namun Zainab tak hendak menikah dulu sesudah peristiwa itu, Hamid meninggalkan sepucuk surat kepada Zainab, bahwa ia akan pergi dengan tujuan tak menentu. Dalam perantauannya sampailah ia ke tanah suci, Mekkah. Disana ia bertemu Saleh, kawan sekolah di Padang Panjang dahulu.
Ratna istri Saleh, kawan akrab Zainab. Berkirim surat kepada suaminya di Mekkah, antara lain menceritakan bahwa Zainab sakit sepeninggal Hamid. Dan dalam surat itu diterangkan bahwa Zainab selalu menunggu kedatangan Hamid. Zainab pun berkirim surat kepada Hamid yang menyatakan bila Hamid tak kunjung datang, ia akan meninggal dunia. Karena surat Zainab itu, Hamid jatuh sakit. Demamnya makin keras pada waktu berwukuf di Arafah. Dalam keadaan yang gawat datang telegram dari istri Saleh, bahwa Zainab meninggal dunia. Mendengar berita itu, Hamid yang sedang ditandu dalam bertawaf mengelilingi Ka’bah tujuh kalinya ia meninggal dibawah lindungan Ka’bah dengan senyuman tanda rela dan sempurna.
Hamid yang tak tersampaikan cintanya tak terbalas lebih suka mendekatkan diri kepada Tuhan. Dalam roman ini kita jumpai moral yang tinggi para pelakunya. Kehalusan perasaan tokoh utamannya Hamid dan Zainab dilukiskan dengan indah oleh penulisnya. Betapa hancur hati seorang kekasih yang harus menasihati kekasihnya agar mau menikah dengan orang lain. Padahal kekasihnya adalah belahan hatinya. Bagaimana orang sampai hati menyerahkan belahan hatinya kepada orang lain. Pesan ibunya agar melupakan cintanya kepada Zainab tertanam dalam hatinya karena itu ia lebih suka menjauhkan diri.
Opini:
cinta kasih adalahh kebutuhan manusia. cinta kasih terhadap manusia dan terhadap sang pencipta cinta kasih kepada tuhan dilakukan dengan berdoa,bersyukur dan bermunajat kepada sang pencipta.cinta kasih merupakan pil api semangat manusia dalam menghadapi dunia dan sisa kehidupan..
Sumber:
MKDU: Ilmu Budaya Dasar Universitas Gunadarma
Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia pada Tuhannya yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual dan kecintaan ini tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Pemujaan kepada Tuhan adalah inti, nilai dan makna kehidupan yang sebenarnya karena Tuhan pencipta alam semesta.
Allah adalah pencipta, tetapi Allah juga penghacur segalanya, bila manusia mengabaikan segala perintahnya. Karena itu ketakutan manusia selalu mendampingi hidupnya dan untuk menghilangkan ketakutan itu manusia memujanya. Pemujaan itu sebenarnya karena manusia ingin berkomunikasi dengan Tuhannya.
Dalam seni prosa misalnya banyak cerita yang mengagumkan nama Tuhan misalnya roman “Di Bawah Lindungan Ka’bah” karangan almarhum Hamka yang menitik beratkan pada kehidupan agama sebagai latar belakang cerita.
Studi Kasus
Dalam sebuah novel karangan almarhum Hamka diceritakan tentang Hamid menjadi anak yatim setelah berumur 4 tahun. Sepeninggal ayahnya, ibu Hamid berjualan kue dan Hamid yang menjajakannya. H. Jafar yang hartawan dan dermawan memungut Hamid untuk disekolahkan bersama-sama putri tunggal H. Jafar, yang umurnya 2 tahun lebih muda dari Hamid, namanya Zainab. Hamid dan Zainab dianggap abang dan adik. Setelah tamat dan berijazah mulo, Zainab tinggal dirumah, masuk pingitan. Sedangkan Hamid bersekolah agama di Padang Panjang. Perpisahan ini membuat Hamid kesepian. Karena dengan diam-diam masing-masing abang dan adik itu bersemi benih cinta dihatinya.
Malang tak dapat ditolak. H. Jafar meninggala dunia. Kematian ini membuat perubahan besar pada Hamid. Ia jarang mendatangi Zainab “kekasihnya dan ibunya”.
Sebelum ibu Hamid meninggal dunia, ia berpesan agar Hamid melupakan cintanya kepada Zainab, karena antara Zainab dan dia tidak sepadan kedudukannya dimasyarakat.
Mak Asiah, ibu Zainab minta kepada Hamid untuk membujuk Zainab agar Zainab mau menikah dengan kemenakan almarhum H. Jafar, ayahnya, dengan maksud agar kekeluargaan teteap utuh. Betapa berat hati Hamid menyampaikan permintaan ibu angkatnya itu untuk membujuk “kekasihnya” agar mau menikah dengan orang lain.
Tugas itu dilaksanakan, namun Zainab tak hendak menikah dulu sesudah peristiwa itu, Hamid meninggalkan sepucuk surat kepada Zainab, bahwa ia akan pergi dengan tujuan tak menentu. Dalam perantauannya sampailah ia ke tanah suci, Mekkah. Disana ia bertemu Saleh, kawan sekolah di Padang Panjang dahulu.
Ratna istri Saleh, kawan akrab Zainab. Berkirim surat kepada suaminya di Mekkah, antara lain menceritakan bahwa Zainab sakit sepeninggal Hamid. Dan dalam surat itu diterangkan bahwa Zainab selalu menunggu kedatangan Hamid. Zainab pun berkirim surat kepada Hamid yang menyatakan bila Hamid tak kunjung datang, ia akan meninggal dunia. Karena surat Zainab itu, Hamid jatuh sakit. Demamnya makin keras pada waktu berwukuf di Arafah. Dalam keadaan yang gawat datang telegram dari istri Saleh, bahwa Zainab meninggal dunia. Mendengar berita itu, Hamid yang sedang ditandu dalam bertawaf mengelilingi Ka’bah tujuh kalinya ia meninggal dibawah lindungan Ka’bah dengan senyuman tanda rela dan sempurna.
Hamid yang tak tersampaikan cintanya tak terbalas lebih suka mendekatkan diri kepada Tuhan. Dalam roman ini kita jumpai moral yang tinggi para pelakunya. Kehalusan perasaan tokoh utamannya Hamid dan Zainab dilukiskan dengan indah oleh penulisnya. Betapa hancur hati seorang kekasih yang harus menasihati kekasihnya agar mau menikah dengan orang lain. Padahal kekasihnya adalah belahan hatinya. Bagaimana orang sampai hati menyerahkan belahan hatinya kepada orang lain. Pesan ibunya agar melupakan cintanya kepada Zainab tertanam dalam hatinya karena itu ia lebih suka menjauhkan diri.
Opini:
cinta kasih adalahh kebutuhan manusia. cinta kasih terhadap manusia dan terhadap sang pencipta cinta kasih kepada tuhan dilakukan dengan berdoa,bersyukur dan bermunajat kepada sang pencipta.cinta kasih merupakan pil api semangat manusia dalam menghadapi dunia dan sisa kehidupan..
Sumber:
MKDU: Ilmu Budaya Dasar Universitas Gunadarma
Senin, 14 Februari 2011
bab 3 manusia dan penderitaan
Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental yaitu :
* Kepribadian lemah akibat dari kondisi jasmani atau mental yang kurang sempuma; Kepribadian yang lemah itu dapat menyebabkan seseorang merasa rendah diri dalah jangka waktu yang lama sehingga dapat menghancurkan mentalnya.
* Terjadinya konflik sosial budaya akibat dari norma berbeda antara yang bersangkutan dengan apa yang ada dalam masyarakat ; contohnya yaitu seperti seseorang yang berasal dari daerah pedesaan sulit sekali menyesuaikan dirinya saat tinggal di daerah perkotaan
* Cara pematangan batin yang salah contonhya seperti memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial
Proses kekalutan mental
* Positif yaitu seperti trauma (luka jiwa) yang dialami seseorang dan dicegah dengan sendirinya yang bertujuan untuk menenangkan hati seseorang, contonya seperti mendekatkan diri kepada Tuhan YME untuk memperoleh ketenangan dan melakukan renungan agar dapat memperbaiki perasaan trauma itu sendiri.
* Negatif yaitu seperti trauma yang dialami seseorang tetapi berlarut-larut sampai seseorang itu bisa mengalami frustasi.
Bentuk frustasi antara lain :
1. Agresi yaitu berupa kemarahan yang meluap-luap akibat emosi yang tak terkendali. Secara fisik dapat berakibat hypertensi (tekanan darah tinggi) dan bisa melakukan tindakan sadis yang dapat membahayakan orang sekitamya.
2. Regresi adalah kembali pada pola reaksi yang primitif atau kekanak-kanankan (infantil), misalnya dengan menjerit-jerit,menangis sampai meraung-raunganemecah barang-barang.
3. Fiksasi adalah peletakan atau pembatasan pada satu pola yang sama (tetap), misalnya dengan membisu, memukul-mukul dada sendiri, membentur-benturkan kepala pada benda keras.
4. Proyeksi merupakan usaha melemparkan atau memproyeksikan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negatif pada orang lain, kata pepatah: awak yang tidak pandai menari, dikatakan lantai yang terjungkit.
5. Identifikasi adalah menyamakan diri dengan seseorang yang sukses dalam imaginasinya, misalnya dalam kecantikan yang bersangkutan menyamakan diri dengan bintang film, dalam soal harta kekayaan dengan pengusaha kaya yang sukses.
6. Narsisme adalah self love yang berlebihan, sehingga yang bersangkutan merasa dirinya lebih superior daripada orang lain.
7. Autisme adalah gejala menutup diri secara total dari dunia riil, tidak mau berkomunikasi dengan orang lain, is puas dengan fantasinya sendiri yang dapat menjurus ke sifat yang sinting.
Studi kasus
Deskripsi Kasus
Manusia adalah mahluk tuhan yang paling sempurna dibanding mahluk lainnya. Manusia dalam perjalanannya memiliki masalah apabila manusia tidak dapat arif menghadapi masalah tersebut perjalanannya dapat melaju sampai kekalutan mental . Kekalutan merupakan titik patah mental (mental breakdown), dan yang bersangkutan mengalami disorder (tidak semestinya atau gangguan)
Oknum yang mempunyai kekalutan mental bertingahlaku secara kurang wajar. Misalnya, seseorang yang tidak mampu menjawab sebuah pertanyaan ujian, menggigit-gigit pensil.
Contoh Kasus
Cerita tentang dua orang pria yang bernama Ricky dan Hendrik. Dua orang ini mempunyai sifat yang sama yaitu merasa dirinya paling hebat. Pergaulan dan tempat tinggal mereka berbeda. Ricky adalah seorang baik dan merasa hebat tapi malas. Sedangkan Hendrik adalah anak yang dan nakal.
Ricky setelah baru masuk SMA merasa hebat. Dia diterima di SMA negeri favorit. Ricky mempunyai anak buah bernama Doni. Ketika menghadapi ujian, karena kesombongannya Ricky tidak naik kelas dan anak buahnya menjadi juara kelas. Ricky sangat berubah dia selalu bertanya tanya mengapa dia tidak naik kelas dan mengapa
harus Doni menjadi juara kelas. Dalam perlanjutannya Ricky semakin kalut ketika Doni menjadi kk kelasnya dan berpura-pura tidak kenal dengannya lagi ketika akhirnya Ricky frustasi dia sempat ingin mencoba dunia hitam. Tetapi akhirnya dia mendapat hidayah dari TUHAN YME, dia menyadari bahwa Tuhan yaitu ALLAH SWT tidak mungkin memberikan ujian yang diatas kemampuan manusia. Akhirnya dia dapat mengejar kembali sisa-sisa SMAnya hingga ia dapat menjadi ustadz terkenal..
Hendrik yang hanya bergaya sok walaupun tampangnya tampan, ketika SMA dalam bidang akademis dia memikiki nilai yang sangat bagus sekali. karena dia selalu mendapat contekan dari teman-temannya.
Suatu ketika dia jatuh cinta kepada seorang wanita yang bernama Desi,dia sangat sulit untuk mengungkapkannya. ketika itu Hendrik mempunyai teman yang bernama Ferdy mereka berteman baik tetapi Ferdy menyukai Desi. Hendrik akhirnya melihat temannya sendiri yang menghancurkan harapannya dan orang tuanya Hendrik yang awalnya kaya raya tetapi malah terkena musibah yaitu terlilit hutang. Akhirnya keluarga Hendrik menjadi miskin. Hal itu merupakan tekanan mental yang hebat yang dirasakannya .Hendrik menjadi lebih aneh dia keluar dari rumah dan sekolahnya. Sedangkan dia hanya memiliki motor besar dari sisa kekayaan yang diberikan orangtuanya. Kini Hendrik menjadi anak jalanan dan dia sering mabuk-mabukan karena depresinya. Akhirnya hidup Hendrik berakhir dijalanan karena overdosis.
Kekuatan Kasus
Tuhan yaitu ALLAH SWT memberikan ujian dan cobaan yaitu dalam bahasan ini adalah kekalutan mental agar manusia dapat lebih menguatkan iman, mengetahui siapa penciptaNYA dan agar manusia berdoa kepada Tuhan YME.Jiwa yang kalut harus segera diobati dan bersyukur kepada Tuhan YME
Kelemahan Kasus
Tidak semua orang bisa melewati kegalauan yang disebabkan kekalutan mental apabila dia gagal itu menjadi fatal yang menyebabkan hilangnya tujuan hidup seseorang contohnya banyak orang gila dijalan, banyaknya orang yang berfikir pendek dengan mengakhiri hidupnya dan lain lain
Saran dan cara untuk menghindari kekalutan mental yaitu :
1. Seseorang harus memelihara kesehatan jiwa (mental health) yang memiliki ciri-ciri seperti memelihara tujuan hidup, bergairah namun tetap serta harmonis, ada keseimbangan antara kemampuan dan tujuan, memiliki integrasi dan regularisasi tehadap struktur kepribadian, dan efisien dalam tindakan-tindakannya.
2. Melatih berpikir dan berbuat wajar tanpa menggunakan defence mechanism atau escape mechanism yang negatif. Artinya hanya bersifat pertahanan mundur yang pada suatu saat akan mengakibatkan seseorang terpojok sendiri. Untuk menghindari hal tersebut, salah satu cara yang baik adalah dengan melakukan positive thinking, yaitu suatu cara untuk memecahkan persoalan dengan berpikir jauh ke depan (futuristis).
3. Berani mengatasi kesulitan sebagai respons terhadap challenge (tantangan) yang dihadapi agar dirinya survive dalam kehidupan. Keberhasilan seseorang dalam mengatasi kesulitan yang dihadapi akan membuat dirinya menjadi puas.
4. Berkomunikasi dengan orang lain, terutama dengan para ahli (Psikiater). Lebih dari itu adalah menghilangkan himpitan perasaan untuk memperoleh petunjuk dalam mengatasi kesulitan yang dihadapi, selain dengan para ahli, cara mengatasi persoalan juga dapat dilakukan dengan berkomunikasi dengan kawan akrab. Kawan akrab dapat diajak bertukar pikiran, sehingga bisa membantu dalam meringankan suatu masalah, misalnya frustrasi. Dalam banyak hal, kawan akrab selalu menampung segala rasa, terutama rasa yang tidak menyenangkan, misalnya penderitaan. Bahkan, pada saat yang diperlukan dapat juga memberikan nasihat yang dibutuhkan
opini
dari masalah diatas saya dapat menyimpulkan bahwa setiap orang mempunyai masalah.Setiap orang berbeda beda dalam menanggapi masalah.masalah dapat berubah menjadi penderitaan bagi jiwa manusia lemah.Terjadinya kekalutan mental berhubungan dengan tingkat keimanan seseorang siapa yang kuat imannya terhadap masalah yang dapat berubah menjadi penderitaan dia akan keluar dari tekanan kehidupan dan kembali menjadi manusia yang bersemangat siapa yang mempunyai keimanan lemah dia akan berpikir pendek dan mudah terjerumus ke jurang kegagalan dan hilangnya tujuan hidup.Banyak bersyukur dan sadar bahwa betapa besarnya Nikmat Tuhan yang harus disyukuri dapat menyadarkan kita untuk jauhh dari kekalutan mental
* Kepribadian lemah akibat dari kondisi jasmani atau mental yang kurang sempuma; Kepribadian yang lemah itu dapat menyebabkan seseorang merasa rendah diri dalah jangka waktu yang lama sehingga dapat menghancurkan mentalnya.
* Terjadinya konflik sosial budaya akibat dari norma berbeda antara yang bersangkutan dengan apa yang ada dalam masyarakat ; contohnya yaitu seperti seseorang yang berasal dari daerah pedesaan sulit sekali menyesuaikan dirinya saat tinggal di daerah perkotaan
* Cara pematangan batin yang salah contonhya seperti memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial
Proses kekalutan mental
* Positif yaitu seperti trauma (luka jiwa) yang dialami seseorang dan dicegah dengan sendirinya yang bertujuan untuk menenangkan hati seseorang, contonya seperti mendekatkan diri kepada Tuhan YME untuk memperoleh ketenangan dan melakukan renungan agar dapat memperbaiki perasaan trauma itu sendiri.
* Negatif yaitu seperti trauma yang dialami seseorang tetapi berlarut-larut sampai seseorang itu bisa mengalami frustasi.
Bentuk frustasi antara lain :
1. Agresi yaitu berupa kemarahan yang meluap-luap akibat emosi yang tak terkendali. Secara fisik dapat berakibat hypertensi (tekanan darah tinggi) dan bisa melakukan tindakan sadis yang dapat membahayakan orang sekitamya.
2. Regresi adalah kembali pada pola reaksi yang primitif atau kekanak-kanankan (infantil), misalnya dengan menjerit-jerit,menangis sampai meraung-raunganemecah barang-barang.
3. Fiksasi adalah peletakan atau pembatasan pada satu pola yang sama (tetap), misalnya dengan membisu, memukul-mukul dada sendiri, membentur-benturkan kepala pada benda keras.
4. Proyeksi merupakan usaha melemparkan atau memproyeksikan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negatif pada orang lain, kata pepatah: awak yang tidak pandai menari, dikatakan lantai yang terjungkit.
5. Identifikasi adalah menyamakan diri dengan seseorang yang sukses dalam imaginasinya, misalnya dalam kecantikan yang bersangkutan menyamakan diri dengan bintang film, dalam soal harta kekayaan dengan pengusaha kaya yang sukses.
6. Narsisme adalah self love yang berlebihan, sehingga yang bersangkutan merasa dirinya lebih superior daripada orang lain.
7. Autisme adalah gejala menutup diri secara total dari dunia riil, tidak mau berkomunikasi dengan orang lain, is puas dengan fantasinya sendiri yang dapat menjurus ke sifat yang sinting.
Studi kasus
Deskripsi Kasus
Manusia adalah mahluk tuhan yang paling sempurna dibanding mahluk lainnya. Manusia dalam perjalanannya memiliki masalah apabila manusia tidak dapat arif menghadapi masalah tersebut perjalanannya dapat melaju sampai kekalutan mental . Kekalutan merupakan titik patah mental (mental breakdown), dan yang bersangkutan mengalami disorder (tidak semestinya atau gangguan)
Oknum yang mempunyai kekalutan mental bertingahlaku secara kurang wajar. Misalnya, seseorang yang tidak mampu menjawab sebuah pertanyaan ujian, menggigit-gigit pensil.
Contoh Kasus
Cerita tentang dua orang pria yang bernama Ricky dan Hendrik. Dua orang ini mempunyai sifat yang sama yaitu merasa dirinya paling hebat. Pergaulan dan tempat tinggal mereka berbeda. Ricky adalah seorang baik dan merasa hebat tapi malas. Sedangkan Hendrik adalah anak yang dan nakal.
Ricky setelah baru masuk SMA merasa hebat. Dia diterima di SMA negeri favorit. Ricky mempunyai anak buah bernama Doni. Ketika menghadapi ujian, karena kesombongannya Ricky tidak naik kelas dan anak buahnya menjadi juara kelas. Ricky sangat berubah dia selalu bertanya tanya mengapa dia tidak naik kelas dan mengapa
harus Doni menjadi juara kelas. Dalam perlanjutannya Ricky semakin kalut ketika Doni menjadi kk kelasnya dan berpura-pura tidak kenal dengannya lagi ketika akhirnya Ricky frustasi dia sempat ingin mencoba dunia hitam. Tetapi akhirnya dia mendapat hidayah dari TUHAN YME, dia menyadari bahwa Tuhan yaitu ALLAH SWT tidak mungkin memberikan ujian yang diatas kemampuan manusia. Akhirnya dia dapat mengejar kembali sisa-sisa SMAnya hingga ia dapat menjadi ustadz terkenal..
Hendrik yang hanya bergaya sok walaupun tampangnya tampan, ketika SMA dalam bidang akademis dia memikiki nilai yang sangat bagus sekali. karena dia selalu mendapat contekan dari teman-temannya.
Suatu ketika dia jatuh cinta kepada seorang wanita yang bernama Desi,dia sangat sulit untuk mengungkapkannya. ketika itu Hendrik mempunyai teman yang bernama Ferdy mereka berteman baik tetapi Ferdy menyukai Desi. Hendrik akhirnya melihat temannya sendiri yang menghancurkan harapannya dan orang tuanya Hendrik yang awalnya kaya raya tetapi malah terkena musibah yaitu terlilit hutang. Akhirnya keluarga Hendrik menjadi miskin. Hal itu merupakan tekanan mental yang hebat yang dirasakannya .Hendrik menjadi lebih aneh dia keluar dari rumah dan sekolahnya. Sedangkan dia hanya memiliki motor besar dari sisa kekayaan yang diberikan orangtuanya. Kini Hendrik menjadi anak jalanan dan dia sering mabuk-mabukan karena depresinya. Akhirnya hidup Hendrik berakhir dijalanan karena overdosis.
Kekuatan Kasus
Tuhan yaitu ALLAH SWT memberikan ujian dan cobaan yaitu dalam bahasan ini adalah kekalutan mental agar manusia dapat lebih menguatkan iman, mengetahui siapa penciptaNYA dan agar manusia berdoa kepada Tuhan YME.Jiwa yang kalut harus segera diobati dan bersyukur kepada Tuhan YME
Kelemahan Kasus
Tidak semua orang bisa melewati kegalauan yang disebabkan kekalutan mental apabila dia gagal itu menjadi fatal yang menyebabkan hilangnya tujuan hidup seseorang contohnya banyak orang gila dijalan, banyaknya orang yang berfikir pendek dengan mengakhiri hidupnya dan lain lain
Saran dan cara untuk menghindari kekalutan mental yaitu :
1. Seseorang harus memelihara kesehatan jiwa (mental health) yang memiliki ciri-ciri seperti memelihara tujuan hidup, bergairah namun tetap serta harmonis, ada keseimbangan antara kemampuan dan tujuan, memiliki integrasi dan regularisasi tehadap struktur kepribadian, dan efisien dalam tindakan-tindakannya.
2. Melatih berpikir dan berbuat wajar tanpa menggunakan defence mechanism atau escape mechanism yang negatif. Artinya hanya bersifat pertahanan mundur yang pada suatu saat akan mengakibatkan seseorang terpojok sendiri. Untuk menghindari hal tersebut, salah satu cara yang baik adalah dengan melakukan positive thinking, yaitu suatu cara untuk memecahkan persoalan dengan berpikir jauh ke depan (futuristis).
3. Berani mengatasi kesulitan sebagai respons terhadap challenge (tantangan) yang dihadapi agar dirinya survive dalam kehidupan. Keberhasilan seseorang dalam mengatasi kesulitan yang dihadapi akan membuat dirinya menjadi puas.
4. Berkomunikasi dengan orang lain, terutama dengan para ahli (Psikiater). Lebih dari itu adalah menghilangkan himpitan perasaan untuk memperoleh petunjuk dalam mengatasi kesulitan yang dihadapi, selain dengan para ahli, cara mengatasi persoalan juga dapat dilakukan dengan berkomunikasi dengan kawan akrab. Kawan akrab dapat diajak bertukar pikiran, sehingga bisa membantu dalam meringankan suatu masalah, misalnya frustrasi. Dalam banyak hal, kawan akrab selalu menampung segala rasa, terutama rasa yang tidak menyenangkan, misalnya penderitaan. Bahkan, pada saat yang diperlukan dapat juga memberikan nasihat yang dibutuhkan
opini
dari masalah diatas saya dapat menyimpulkan bahwa setiap orang mempunyai masalah.Setiap orang berbeda beda dalam menanggapi masalah.masalah dapat berubah menjadi penderitaan bagi jiwa manusia lemah.Terjadinya kekalutan mental berhubungan dengan tingkat keimanan seseorang siapa yang kuat imannya terhadap masalah yang dapat berubah menjadi penderitaan dia akan keluar dari tekanan kehidupan dan kembali menjadi manusia yang bersemangat siapa yang mempunyai keimanan lemah dia akan berpikir pendek dan mudah terjerumus ke jurang kegagalan dan hilangnya tujuan hidup.Banyak bersyukur dan sadar bahwa betapa besarnya Nikmat Tuhan yang harus disyukuri dapat menyadarkan kita untuk jauhh dari kekalutan mental
Sabtu, 12 Februari 2011
Bab 1 - Manusia dan Kebudayaan
Definisi Kebudayaan
Banyak pakar dalam bidang sosial mendefinisikan kebudayaan secara istilah, diantaranya dua antropolog Melville J. Herkovits dan Bronislaw Malinowski yang mengemukakan bahwa Cultural Determinism berarti segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Herkovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain (superorganic). Karena pengertian kebudayaan meliputi berbagai bidang, maka sulit ditentukan arti dari kebudayaan. Contohnya dalam keseharian, istilah kebudayaan diartikan dengan kesenian, entah seni suara, tari, wayang, dsb.
Jika dikaji dari asal kata yaitu bahasa sansekerta, buddhayah sebagai bentuk jamak dari buddhi yang artinya budi atau akal (Koentjaraningrat, 1974: 80). Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.
Berikut ini definisi-definisi kebudayaan yang dikemukakan beberapa ahli:
1. Edward B. Taylor
Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang didalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adapt istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat oleh seseorang sebagai anggota masyarakat.
2. M. Jacobs dan B.J. Stern
Kebudayaan mencakup keseluruhan yang meliputi bentuk teknologi social, ideologi, religi, dan kesenian serta benda, yang kesemuanya merupakan warisan social.
3. Koentjaraningrat
Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.
4. Dr. K. Kupper
Kebudayaan merupakan sistem gagasan yang menjadi pedoman dan pengarah bagi manusia dalam bersikap dan berperilaku, baik secara individu maupun kelompok.
5. William H. Haviland
Kebudayaan adalah seperangkat peraturan dan norma yang dimiliki bersama oleh para anggota masyarakat, yang jika dilaksanakan oleh para anggotanya akan melahirkan perilaku yang dipandang layak dan dapat di tarima ole semua masyarakat.
6. Ki Hajar Dewantara
Kebudayaan berarti buah budi manusia adalah hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran didalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai.
7. Francis Merill
Pola-pola perilaku yang di hasilkan oleh interaksi social
Semua perilaku dan semua produk yang dihasilkan oleh sesorang sebagai anggota suatu masyarakat yang di temukan melalui interaksi simbolis.
8. Bounded et.al
Kebudayaan adalah sesuatu yang terbentuk oleh pengembangan dan transmisi dari kepercayaan manusia melalui simbol-simbol tertentu, misalnya simbol bahasa sebagai rangkaian simbol yang digunakan untuk mengalihkan keyakinan budaya di antara para anggota suatu masyarakat. Pesan-pesan tentang kebudayaan yang di harapkan dapat di temukan di dalam media, pemerintahan, intitusi agama, sistem pendidikan dan semacam itu.
9. Mitchell (Dictionary of Soriblogy)
Kebudayaan adalah sebagian perulangan keseluruhan tindakan atau aktivitas manusia dan produk yang dihasilkan manusia yang telah memasyarakat secara sosial dan bukan sekedar di alihkan secara genetikal.
10. Robert H Lowie
Kebudayaan adalah segala sesuatu yang di peroleh individu dari masyarakat, mencakup kepercayaan, adat istiadat, norma-norma artistic, kebiasaan makan, keahlian yang di peroleh bukan dari kreatifitasnya sendiri melainkan merupakan warisan masa lampau yang di dapat melalui pendidikan formal atau informal.
11. Arkeolog R. Seokmono
Kebudayaan adalah seluruh hasil usaha manusia, baik berupa benda ataupun hanya berupa buah pikiran dan dalam penghidupan.
12. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi
Kebudayaan sebagai semua hasil karya, cipta, dan rasa masyarakat.
13. Andreas Eppink
Kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
14. Sutan Takdir Alisyahbana
Kebudayaan adalah manifestasi dari cara berpikir.
15. A. L Kroeber dan C. Kluckhohn
Kebudayaan adalah manifestasi atau penjelmaan kerja jiwa manusia dalam arti seluas-luasnya.
16. Kamus Besar Bahasa Indonesia (1996: 149)
Kebudayaan adalah hasil kegiatan dan penciptaan batin (akal budi) manusia, seperti kepercayaan, kesenian dan adat istiadat.
17. Kamus Umum Bahasa Indonesia (Badudu- Zain)
Kebudayaan adalah, 1 segala sesuatu yang dilakukan oleh manusia sebagai hasil pemikiran dan akal budinya; 2 peradaban sebagai hasil akal budi manusia; 3 ilmu pengetahuan manusia sebagai mahluk sosial yang dimanfaatkan untuk kehidupannya dan memberikan manfaat kepadanya.
Kebudayaan juga merupakan sistem nilai dan gagasan utama yang vital karena memberikan pola untuk bertingkah laku kepada masyarakatnya atau memberi seperangkat model untuk bertingkah laku. Pada hakekatnya sistem nilai dan gagasan utama ini diperinci oleh sistem ideologi, sistem sosial, dan sistem teknologi.
Sistem ideologi meliputi etika, norma, adat istiadat, peraturan hukum yang berfungsi sebagai pengarahan untuk sistem sosial dan berupa interpretasi operasional dari sistem nilai dan gagasan utama. Sistem sosial meliputi hubungan dan kegiatan sosial di dalam masyarakat, baik dengan kerabat, masyarakat luas, bahkan pemimpin. Sistem teknologi meliputi segala perhatian serta penggunaannya.
Studi Kasus
Ramah, suka gotong-royong, dan jujur merupakan bagian secuil dari contoh kebudayaan yang dimaksud Dr. K. Kupper. Namun sebutan itu hanya cocok untuk Indonesia periode setelah kemerdekaan hingga turunnya Presiden Soeharto. Mengapa? Mari kita bayangkan sejenak bahwa sekarang, apakah Indonesia masih memiliki kebudayaan tersebut?
Indonesia yang terkenal dengan kaya sumber daya alamnya, pulau yang jumlahnya sampai ribuan pastilah memiliki banyak aturan-aturan juga tatanan dalam berkehidupan bermasyarakat. Itulah yang menjadi penyebab banyaknya kebudayaan dan karena saling toleransi yang berlebihan dan banyaknya orang-orang yang berpikiran terbuka tanpa menyaring segala informasi yang masuk telah membuat kebudayaan yang harusnya dilestarikan ini malah terkikis. Pastilah tidak hanya kebudayaan berwujud gagasan, pikiran, konsep, pikiran, dan aktivitas saja tapi juga kebendaan yang harus dilestarikan.
Sebagai pemuda yang produktif, kita dituntut untuk menjaga kelestarian budaya yang selama ini sudah dikesampingkan hingga pada puncaknya pengakuan kebudayaan oleh negara lain. Mungkin dari hal sepele seperti keramah-tamahan, gotong-royong, dan kejujuran yang mulai dilupakan inilah penyebab kita melupakan hal yang lebih vital. Mari pertahankan!
opini
pendapat saya kebudayaan adalah sesuatu yang timbul dari interaksi sekumpulan manusia yang menjadi kebiasaan.Kebiasaan tersebut menjadi ciri khas sesuatu daerah secara turun temurun kebudayyaan tersebut di pegang oleh penerusnya.kebudayaan adalah identitas seseuatu daerah yang telah meluas menjadi bangsa atau negara yang harus kita jaga sebagai generasi pelanjut.Kebanyakan generasi muda sekarang melupakan kebudayaan yang merupakan identitas negaranya mereka lebih condong mengikuti kebudayaan barat.Jangan sampai kita disebut bangsa yang tidak berbudaya maka LESTARIKAN KEBUDAYAAN BANGSA KITA !!!!!
Daftar Pustaka:
Nugroho, Widyo., Achmad, Muchji (1993). MKDU: Ilmu Budaya Dasar, Jakarta: Universitas Gunadarma
Koentjaraningrat, 1974, Pengantar Antropologi. Jakarta: Aksara Baru
Badudu, J.S., Sutan, Mohammad Zain (2001). Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta: Pustaka Sinar Harapan
From: id.wikipedia.org/wiki/Budaya, diakses 12 Februari 2011
From: exalute.wordpress.com/2009/03/29/definisi-kebudayaan-menurut-para-ahli/, diakses 12 Februari 2011
From: istayn.staff.uns.ac.id/files/2010/09/makna-kebudayaan.pdf, diakses 12 Februari 2011
Banyak pakar dalam bidang sosial mendefinisikan kebudayaan secara istilah, diantaranya dua antropolog Melville J. Herkovits dan Bronislaw Malinowski yang mengemukakan bahwa Cultural Determinism berarti segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Herkovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain (superorganic). Karena pengertian kebudayaan meliputi berbagai bidang, maka sulit ditentukan arti dari kebudayaan. Contohnya dalam keseharian, istilah kebudayaan diartikan dengan kesenian, entah seni suara, tari, wayang, dsb.
Jika dikaji dari asal kata yaitu bahasa sansekerta, buddhayah sebagai bentuk jamak dari buddhi yang artinya budi atau akal (Koentjaraningrat, 1974: 80). Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.
Berikut ini definisi-definisi kebudayaan yang dikemukakan beberapa ahli:
1. Edward B. Taylor
Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang didalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adapt istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat oleh seseorang sebagai anggota masyarakat.
2. M. Jacobs dan B.J. Stern
Kebudayaan mencakup keseluruhan yang meliputi bentuk teknologi social, ideologi, religi, dan kesenian serta benda, yang kesemuanya merupakan warisan social.
3. Koentjaraningrat
Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.
4. Dr. K. Kupper
Kebudayaan merupakan sistem gagasan yang menjadi pedoman dan pengarah bagi manusia dalam bersikap dan berperilaku, baik secara individu maupun kelompok.
5. William H. Haviland
Kebudayaan adalah seperangkat peraturan dan norma yang dimiliki bersama oleh para anggota masyarakat, yang jika dilaksanakan oleh para anggotanya akan melahirkan perilaku yang dipandang layak dan dapat di tarima ole semua masyarakat.
6. Ki Hajar Dewantara
Kebudayaan berarti buah budi manusia adalah hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran didalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai.
7. Francis Merill
Pola-pola perilaku yang di hasilkan oleh interaksi social
Semua perilaku dan semua produk yang dihasilkan oleh sesorang sebagai anggota suatu masyarakat yang di temukan melalui interaksi simbolis.
8. Bounded et.al
Kebudayaan adalah sesuatu yang terbentuk oleh pengembangan dan transmisi dari kepercayaan manusia melalui simbol-simbol tertentu, misalnya simbol bahasa sebagai rangkaian simbol yang digunakan untuk mengalihkan keyakinan budaya di antara para anggota suatu masyarakat. Pesan-pesan tentang kebudayaan yang di harapkan dapat di temukan di dalam media, pemerintahan, intitusi agama, sistem pendidikan dan semacam itu.
9. Mitchell (Dictionary of Soriblogy)
Kebudayaan adalah sebagian perulangan keseluruhan tindakan atau aktivitas manusia dan produk yang dihasilkan manusia yang telah memasyarakat secara sosial dan bukan sekedar di alihkan secara genetikal.
10. Robert H Lowie
Kebudayaan adalah segala sesuatu yang di peroleh individu dari masyarakat, mencakup kepercayaan, adat istiadat, norma-norma artistic, kebiasaan makan, keahlian yang di peroleh bukan dari kreatifitasnya sendiri melainkan merupakan warisan masa lampau yang di dapat melalui pendidikan formal atau informal.
11. Arkeolog R. Seokmono
Kebudayaan adalah seluruh hasil usaha manusia, baik berupa benda ataupun hanya berupa buah pikiran dan dalam penghidupan.
12. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi
Kebudayaan sebagai semua hasil karya, cipta, dan rasa masyarakat.
13. Andreas Eppink
Kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
14. Sutan Takdir Alisyahbana
Kebudayaan adalah manifestasi dari cara berpikir.
15. A. L Kroeber dan C. Kluckhohn
Kebudayaan adalah manifestasi atau penjelmaan kerja jiwa manusia dalam arti seluas-luasnya.
16. Kamus Besar Bahasa Indonesia (1996: 149)
Kebudayaan adalah hasil kegiatan dan penciptaan batin (akal budi) manusia, seperti kepercayaan, kesenian dan adat istiadat.
17. Kamus Umum Bahasa Indonesia (Badudu- Zain)
Kebudayaan adalah, 1 segala sesuatu yang dilakukan oleh manusia sebagai hasil pemikiran dan akal budinya; 2 peradaban sebagai hasil akal budi manusia; 3 ilmu pengetahuan manusia sebagai mahluk sosial yang dimanfaatkan untuk kehidupannya dan memberikan manfaat kepadanya.
Kebudayaan juga merupakan sistem nilai dan gagasan utama yang vital karena memberikan pola untuk bertingkah laku kepada masyarakatnya atau memberi seperangkat model untuk bertingkah laku. Pada hakekatnya sistem nilai dan gagasan utama ini diperinci oleh sistem ideologi, sistem sosial, dan sistem teknologi.
Sistem ideologi meliputi etika, norma, adat istiadat, peraturan hukum yang berfungsi sebagai pengarahan untuk sistem sosial dan berupa interpretasi operasional dari sistem nilai dan gagasan utama. Sistem sosial meliputi hubungan dan kegiatan sosial di dalam masyarakat, baik dengan kerabat, masyarakat luas, bahkan pemimpin. Sistem teknologi meliputi segala perhatian serta penggunaannya.
Studi Kasus
Ramah, suka gotong-royong, dan jujur merupakan bagian secuil dari contoh kebudayaan yang dimaksud Dr. K. Kupper. Namun sebutan itu hanya cocok untuk Indonesia periode setelah kemerdekaan hingga turunnya Presiden Soeharto. Mengapa? Mari kita bayangkan sejenak bahwa sekarang, apakah Indonesia masih memiliki kebudayaan tersebut?
Indonesia yang terkenal dengan kaya sumber daya alamnya, pulau yang jumlahnya sampai ribuan pastilah memiliki banyak aturan-aturan juga tatanan dalam berkehidupan bermasyarakat. Itulah yang menjadi penyebab banyaknya kebudayaan dan karena saling toleransi yang berlebihan dan banyaknya orang-orang yang berpikiran terbuka tanpa menyaring segala informasi yang masuk telah membuat kebudayaan yang harusnya dilestarikan ini malah terkikis. Pastilah tidak hanya kebudayaan berwujud gagasan, pikiran, konsep, pikiran, dan aktivitas saja tapi juga kebendaan yang harus dilestarikan.
Sebagai pemuda yang produktif, kita dituntut untuk menjaga kelestarian budaya yang selama ini sudah dikesampingkan hingga pada puncaknya pengakuan kebudayaan oleh negara lain. Mungkin dari hal sepele seperti keramah-tamahan, gotong-royong, dan kejujuran yang mulai dilupakan inilah penyebab kita melupakan hal yang lebih vital. Mari pertahankan!
opini
pendapat saya kebudayaan adalah sesuatu yang timbul dari interaksi sekumpulan manusia yang menjadi kebiasaan.Kebiasaan tersebut menjadi ciri khas sesuatu daerah secara turun temurun kebudayyaan tersebut di pegang oleh penerusnya.kebudayaan adalah identitas seseuatu daerah yang telah meluas menjadi bangsa atau negara yang harus kita jaga sebagai generasi pelanjut.Kebanyakan generasi muda sekarang melupakan kebudayaan yang merupakan identitas negaranya mereka lebih condong mengikuti kebudayaan barat.Jangan sampai kita disebut bangsa yang tidak berbudaya maka LESTARIKAN KEBUDAYAAN BANGSA KITA !!!!!
Daftar Pustaka:
Nugroho, Widyo., Achmad, Muchji (1993). MKDU: Ilmu Budaya Dasar, Jakarta: Universitas Gunadarma
Koentjaraningrat, 1974, Pengantar Antropologi. Jakarta: Aksara Baru
Badudu, J.S., Sutan, Mohammad Zain (2001). Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta: Pustaka Sinar Harapan
From: id.wikipedia.org/wiki/Budaya, diakses 12 Februari 2011
From: exalute.wordpress.com/2009/03/29/definisi-kebudayaan-menurut-para-ahli/, diakses 12 Februari 2011
From: istayn.staff.uns.ac.id/files/2010/09/makna-kebudayaan.pdf, diakses 12 Februari 2011
Langganan:
Postingan (Atom)